nasi-kuning-khas-manado

Nasi Kuning Khas Manado

Nasi Kuning Khas Manado – Siapa tak kenal nasi kuning? Saya mengenal nasi kuning sejak tetap kecil, gara-gara bagi masyarakat di Jawa layaknya saya, makanan yang terbuat berasal dari beras dengan bumbu kunyit, santan, dan juga rempah-rempah itu, biasanya, jadi hidangan pribadi dalam acara pesta atau syukuran.

Nasi Kuning Khas Manado

nasi-kuning-khas-manado

Tapi, tahukah Anda, nasi kuning juga jadi tidak benar satu kuliner khas masyarakat di kota Manado? Jangan heran, terkecuali berkunjung ke Ibukota Sulawesi Utara tersebut Anda akan menemukan banyak tempat tinggal makan yang menjual nasi kuning.

Dan…enak !

Manado merupakan tidak benar satu kota di Indonesia yang kaya akan kuliner. judi bola Selain Tinutuan, sarapan pagi lainnya adalah nasi kuning khas Manado. Nasi kuning khas Manado tidak cuma dinikmati terhadap momen-momen spesifik layaknya terhadap beberapa daerah lainnya, andaikata nanti di sediakan terhadap hari ulang th. atau hari mutlak lainnya, tapi di Manado nasi kuning merupakan menu tiap-tiap hari yang umumnya merupakan sarapan terhadap pas pagi.

Bahan dasarnya adalah beras, santan kelapa, air perasan kunyit parut, daun pandan, batang serai yang dimemarkan, daun jeruk, dan sejumlah bahan penyedap rasa lainnya. Nasi kuning khas Manado gurih dan menimbulkan selera.

Santan kelapa sebagai tidak benar satu bahan dasarnya memicu nasi kuning lebih sedap dan gurih. Selain itu, santan kelapa benar-benar baik untuk pembentukan proses imunitas atau kekebalan tubuh dan pertahanan kepada beragam style penyakit.

Bahan dasar lainnya , yaitu kunyit sebagai pewarna alaminya berwujud antiseptic dan anti bakteri; juga dapat berperan sebagai desinfektan untuk luka, keputihan, haid tidak lancar, diabetes melitus, meremajakan sel-sel tubuh, memperlancar atau memperbanyak ASI, mengobati batuk berlendir dan diare, mencegah tumor dan kanker, dan juga berfaedah sebagai anti oksidan.

Menu pelengkap sajian nasi kuning adalah cakalang fufu atau daging sapi tumis, dilengkapi telur rebus dandabu-dabu (sambal) yang rasanya dapat memicu tubuh berkeringat bahkan dapat memicu air mata tanpa disadari menetes; inilah tidak benar satu kekhasan nasi kuning khas Manado, yaitu cita rasa sambalnya yang memicu mulut berkecap-kecap bagi yang tak biasa dengan rasa pedas. Bagi yang baru menikmatinya pasti akan berkata, “Dabu-dabunya pedas
Nasi kuning khas Manado dapat dimakan pas panas maupun dingin, dan dapat dibawa pulang ke rumah. Dabu-dabu dan lauknya diolah berasal dari daging cincang yang ditumis. Nasi kuning yang dibawa pulang ke tempat tinggal umumnya dibungkus sama-sama dengan dabu-dabunya, tapi ada juga penikmatnya idamkan supaya dabu-dabunya dibungkus terpisah.

Jika puas pedas, Anda tinggal menaburkan sambal goreng khas Minahasa yang….huh hah..pedas. Sambal ini akan makin memperkuat ciri khas masakan bumi Minahasa itu. Begitu nasi kuning masuk mulut, niscaya lidah Anda konsisten bergoyang nikmati hidangan hingga suapan terakhir. Saya telah membuktikan…dan…kini aku merindukannya.

Kekhasan lainnya berasal dari nasi kuning Manado tidak berwujud kerucut layaknya tumpeng. Juga tidak dibungkus dengan kertas atau daun pisang, tapi dibungkus dengan daun woka (sejenis daun lontar) yang banyak tumbuh di daratan Sulawesi Utara.

Hampir seluruh sudut kota Manado terkandung warung makanan yang menjual nasi kuning. Nasi kuning (yellow rice) merupakan makanan yang banyak digandrungi oleh warga Manado dan sekitarnya. Kampung Kodo di kelurahan Lawangirung dan Komo Luar adalah dua wilayah yang telah familiar bagi masyarakat kota Manado sebagai wilayah untuk belanja nasi kuning.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *